Tips Tepat Mengatur Konsep Bisnis Bersama Keluarga Anda

Memulai bisnis memang tidak mudah, selain harus mendapatkan modal, pebisnis harus memiliki partner loyal yang setia. Inilah yang jadi ujung tombak bisnis, satu saja berkhianat maka akan gulung tikar secara mendadak. Belum yakin bekerjasama dengan orang lain, kenapa tidak menunjuk keluarga sendiri, apalagi yang masih ada hubungan darah. Apalagi jika memiliki satu kesamaan visi dan misi sehingga bisnis bisa berjalan dalam jangka panjang, bahkan tidak membutuhkan banyak modal karena setiap orang mau jadi pemodal untuk bisnis tersebut.

Itulah kenapa, kini banyak perusahaan besar menggunakan konsep bisnis keluarga bersama. Menghilangkan persaingan menjadi hal utama, sehingga jika ingin maju maka harus melangkah bersama dan tidak meninggalkan satu pun di belakang. Tetapi ada beberapa kelemahan dalam konsep bisnis dengan keluarga, maka dari itu ikuti tips untuk mengatur konsep bisnis bersama dengan keluarga agar tetap sukses:

  • Tetap profesional mengatur job desk. Setelah menentukan akan memulai bisnis sesuatu barang, maka pilih sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya. Jangan memaksa untuk berada di satu posisi jabatan tinggi namun tidak bisa menjalankan dengan baik, ini akan menghancurkan perusahaan dari dalam secara perlahan. Atur pembagian job desk masing-masing secara profesional sehingga kinerja lebih maksimal.
  • Tetap diberikan konsekuensi yang sama. Satu kesalahan bisa termaaafkan, namun bagaimana jika berulang terus menerus. Tidak ada istilahnya kakak adik dalam urusan bisnis, semua harus berjalan profesional jika ingin berkembang. Memberikan hukuman sesuai dengan konsekuensi akan memberikan efek jera pada siapa pun, sehingga memberikan gambaran jika tidak bisa berbuat seenaknya.
  • Pembagian hasil keuntungan adil. Inilah yang harus diperbaiki sistemnya terus menerus, ketika usaha sudah mulai berkembang dan mendapatkan hasil keuntungan besar. Jangan ambil untung sendiri, tetapkan terlebih dahulu berapa pembagian keuntungan. Jika modal bersama, maka pemberian modal akan menentukan jumlah keuntungan. Misalkan pemodal dengan 50 persen modal awal, maka mendapatkan hasil keuntungan dalam persentase serupa. Hasil ini didapatkan setelah mengurangi semua kebutuhan, jangan menghitung keuntungan dari jumlah uang yang masuk.
  • Menghilangkan konsep persaingan tidak sehat. Hilangkan rasa ingin menguasai perusahaan, tanamkan rasa memiliki pada semua orang. Sehingga untuk jadi sukses harus mengembangkan usaha tersebut bukan menjatuhkan satu sama lain, bahkan jika terjadi kesulitan harusnya saling tolong menolong bukan mengharapkan satu per satu pergi dan akhirnya jadi pemilik tunggal. Sebuah usaha butuh banyak orang untuk bisa sukses, satu orang pintar dan besar saja tidak cukup tanpa adanya dukungan orang lain.

Ada baiknya mendirikan sebuah usaha bersama keluarga harus mendapatkan kesepakatan bersama terlebih dahulu, apalagi untuk masalah pembagian hasil keuntungan. Uang bisa membuat semua orang gelap mata, sehingga melakukan berbagai cara untuk bisa menang dan menguasainya seorang diri, jika sudah demikian pasti akan mengalami gulung tikar nantinya.

 

Tips Tepat Mengatur Konsep Bisnis Bersama Keluarga Anda
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *